Pengaplikasian Psikologi Kognitif dalam Kehidupan Sehari-hari gunadarma

 

Nama               : Trio Panji Yanuarsyah

Kelas               : 3PA25

NPM               : 17519083

Matkul             : Psikologi Kognitif

 

Pengaplikasian Psikologi Kognitif dalam Kehidupan Sehari-hari

 

1.      Seorang bayi yang  masih berada pada tahap menyusu.

Bayi akan reflek menghisap apapun yang ada disekitarnya, mulai dari jempol, baju, botol susu, hingga mainan. Mereka menginterpretasikan semua hal tersebut kepada hal yang mereka hisap dan dapat mengeluarkan sesuatu yang mereka butuhkan, yaitu susu.

Menurut Piaget (dalam Marinda, 2020) adaptasi ini terdiri dari dua proses yang saling melengkapi satu sama lain, yaitu asimilasi dan akomodasi. Proses asimilasi ini didasarkan pada kenyataan bahwa setiap saat manusia selalu mengasimilasikan informasi-informasi yang sampai kepadanya. Kemudian, informasi-informasi tersebut, dikelompokkan ke dalam istilah-istilah yang sebelumnya telah mereka ketahui.

 

2.      Belajar dan bermain sepeda.

Kegiatan kognitf ini sama saja dengan bermain sebagai latihan koordinasi gerakan motorik, dapat dilihat pada waktu anak belajar mengenderai sepeda.

Misalnya, pada waktu anak melakukan perkiraan bagaimana agar tidak jatuh dari sepedanya. Dalam kegiatan bermain sepeda ini, berlangsung penggabungan antara meningkatkan kemampuan koordinasi motorik dan kegiatan kognitif yang digunakan untuk memperkirakan atau menghindarkan diri agar tidak jatuh dari sepeda. Aktivitas bermain sebagai latihan dilakukan oleh anak yang berusia 3-5 tahun.

 

 

 

3.      Contoh dari penggunaan kognitif dalam kegiatan sehari-hari adalah mengingat kembali.

ketika seseorang kehilangan barangnya, orang tersebut akan mencoba mengingat kembali tempat-tempat yang sudah didatangi untuk mengecek apakah barang itu tertinggal disana atau tidak sehingga terjadi sebuah pemrosesan informasi kembali dalam diri orang tersebut.

Anak juga mampu mengingat-ingat pengalaman masa lampau dan menyesuaikan perilakunya karena pengalaman itu.

Misalnya anak berpengalaman kalau cabe berwarna merah itu kalau digigit terasa pedas dan menyakitkan bagi anak. Karena itu, anak tidak lagi mengulangi untuk menggigit cabe walaupun disuruh menggigit cabe sekalipun.

 

 

4.      Contoh dari penggunaan kognitif dalam memilih menggunakan bahasa.

Kognitif mengatur bagaimana saat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang dibutuhkan. Dalam memilih bahasa diatur oleh kognitif, contohnya jika bertemu dengan orang di desa kita tidak mungkin menggunakan bahasa inggris untuk berkomunikasi, sedangkan dalam penggunaan bahasa sehari-hari ketika kita berkomunikasi dengan orang tertentu agar tidak terjadi kesalahan.

 

5.      Ketika dihadapi dengan ketakutan.

Ketika ketakutan kita pasti mencari jalan atau mencari solusi untuk melepaskan ketakutan kita. sehingga tidak diselimuti perasaan tidak nyaman seperti itu. Maka kognitif kita akan bekerja sekeras mungkin untuk melepaskan rasa tersebut.

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama